Skip to main content

Macam - Macam Contoh Teks Eksplanasi


Gempa Bumi
            Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
            Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
            Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi

Gunung Meletus

Setelah meletusnya Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kini giliran Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengeluarkan laharnya. Gunung Sinabung telah 'mendahului' sejak bulan September 2013 sedangkan Gunung Kelud baru meletus Kamis (13/2) pukul 22:50 WIB. Letusan Gunung Kelud diikuti dengan semburan lava dan kilatan petir. Salah satu warga Pare, Kabupaten Kediri, Anita Erie, mengaku rumahnya sedang terkena hujan kerikil. Padahal, jarak sumber letusan ke rumahnya sekitar 25 kilometer. Hal itu menandakan erupsi Gunung Kelud sangat kuat memuntahkan segala isi dalam perut bumi. Pihak berwenang telah membatasi jarak agar masyarakat tidak mendekati dan menjauhi zona berbahaya namun dampak yang juga terasa adalah munculnya hujan abu vulkanik hingga puluhan kilometer dari lokasi. Bagaimana sebenarnya sebuah gunung dapat meletus (erupsi)?

Kerak bumi adalah lapisan tipis batuan padat (10 hingga 70 Km) yang mengambang di lapisan lebih tebal dari batuan cair, mantel, di mana batu berada pada suhu 1100-1200° C di lapisan paling dangkal dan lebih panas dan semakin panas dengan meningkatnya kedalaman. Batuan cair ini adalah cairan magma yang keluar dari gunung berapi pada permukaan kerak bumi dan menjadi batu lava ketika membeku.

Kerak bumi memberikan sebuah tekanan besar pada mantel magma yang cenderung terhadap keuntungan pada setiap titik lemah yang berada di atas kerak bumi, yang terbentuk oleh beberapa patahan, untuk naik dan keluar di atas permukaan. Gunung berapi dengan bentuk kerucut yang khas terbentuk menjadi banyak lapisan dari letusan lava terpadatkan selama ratusan ribu tahun. Hal tersebut merupakan kehidupan normal gunung berapi.
Letusan magma mereda oleh gas-gas terlarut di dalamnya, terutama karena magma melintasi lapisan kerak bumi dan mendekomposisi bagian dari batuan di sepanjang jalan. Jadi magma jenuh di bawah tekanan besar dengan gas-gas seperti CO2, SO2, HCl, HF, H2O, H2 dan lainnya. Ketika magma naik sepanjang lubang utama dari gunung berapi, tekanan berkurang dan gas terpisah dari magma membentuk gelembung. Ini cenderung untuk naik ke atas dan meningkatkan tekanan yang diberikan ke atas oleh lava.

Penting untuk diketahui bahwa magma meletus dari gunung berapi tidak datang langsung dari mantel, tetapi dari ruang magmatik besar atau "kaldera" dan terletak di dalam kerak bumi. Kaldera tersebut terletak pada beberapa kilometer di bawah gunung berapi, langsung berhubungan dengan kawahnya.

Viskositas magma sangat penting untuk menjelaskan letusan gunung berapi karena sangat bervariasi. Magma yang paling kental membentuk gunung berapi di mana batuan cair cenderung memadat segera setelah letusan atau bahkan sebelum keluar dari kawah. Akibatnya, magma ini cenderung menyumbat vulkanik menyumbat lubang dengan tutup dari magma padat pada akhir setiap letusan. Kesimpulan untuk setiap letusan eksplosif hanya merupakan langkah pertama menuju letusan berikutnya, walaupun terjadi setelah beberapa abad, bahkan tekanan dari dasar magma dan gas, cepat atau lambat cenderung membuat tutup tersebut meledak sehingga letusan dari gunung berapi biasanya mendadak dan eksplosif, setelah periode waktu panjang yang tenang.

Kerasnya letusan di daerah sekitarnya dipicu oleh ledakan yang disebabkan oleh gas-gas yang dilepaskan dengan keras oleh magma yang sangat kental, bergerak bersama sejumlah abu, bara, dan puing-puing yang berasal dari bagian-bagian dari gunung yang hancur oleh ledakan. Ini membentuk awan gas panas yang tinggi dan besar dan partikel padat yang dapat runtuh pada sisi-sisi gunung berapi dan membentuk awan dari abu dan gas yang membakar segala sesuatu di sepanjang jalan mereka.

Pelangi

Pelangi merupakan suatu busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi juga dianggap sebagai gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang jelas.

Contoh Teks Eksplanasi Pelangi
Pelangi dan efek cahaya lain di langit di sebabkan oleh cahaya yang membias dan menyimpang menjauhi partikel. Saat matahari terbenam, langit menjadi merah karena karena sinar matahari lewat melalui atmosfer yang jauh lebih tebal daripada ketika matahari berada tinggi di langit pada siang hari. Pelangi tidak akan tampak pada malam hari atau ketika cuaca mendung. Hal itu terjadi karena pelangi merupakan hasil dari pembiasan cahaya. Pada mulanya cahaya matahari melewati sebuah tetes hujan, kemudian di belokkan atau dibiaskan menuju tengah tetes hujan sehingga memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum.

Pelangi hanya dapat di lihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan terkesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus. Cahaya dengan panjang gelombang terpendek seperti ungu, terdapat di bagian kurva dan yang memiliki panjang gelombang terpanjang seperti merah terdapat pada bagian luar.


BANJIR BANDANG
          Banjir bandang adalah banjir besar yang datang dengan tiba – tiba dan mengalir deras menghanyutkan benda – benda besar atau disebut juga dengan air bah. Banjir bandang membawa berbagai macam material. Material yang dilewati oleh banjir bandang akan terbawa.
          Penyebab terjadinya banjir bandan salah satunya adalah karena hutan yang gundul didaerah hulu. Air hujan yang turun tidak bisa diserap dihulu, sehingga air hujan langsung turun kehilir. Apabila terjadi hujan deras maka debit air bertambah dan bisa mengakibatkan banjir bandang.
          Selain penyebab diatas, banjir bandang juga bisa disebabkan oleh pasang surut air laut. Air laut yang semula surut tiba – tiba pasang, sehingga air laut sampai kepemukiman masyarakat sekitar. Hal tersebut bisa mengakibatkan banjir bandang.
          Banjir bandang menciptakan berbagai macam persoalan. Banjir bandang merusak berbagai fasilitas maupun sarana dan prasarana, termasuk rumah warga. Aliran air yang sangat deras dari hulu dengan membawa berbagai macam material menghantam pemukiman warga. Hal tersebut menakibatkan rusaknya rumah warga serta sarana dan prasarana yang tersedia.
          Banjir bandang dapat memakan korban jiwa. Warga yang sedang beristirahat, bersantai, berkumpul dengan keluarga tidak memikirkan sesuatu yang buruk akan terjadi. Warga yang sedang sibuk dengan aktivitasnya masing – masing tidak tahu akan datangnya banjir bandang mengakibatkan mereka tidak bisa menyelamatkan diri. Orang – orang yang tidak sempat menyelamatkan diri terbawa arus banjir bandang. Ketika Oran yang terbawa arus ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
          Penebangan hutan didaerah hulu mengakibatkan daerah resapan air menghilang. Rendahnya kesadaran akan pentingnya hutan bagi kehidupan umat manusia menjadikan mereka tidak peduli dengan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Manusia sering memanfaatkan sumber daya alam secara berlebihan, mereka hanya memikirkan nafsunya saja. Hal tersebut yang menyebabkan hutan dan daerah resapan air menghilang. Apabila hujan deras turun, air tidak bisa diserap didaerah hulu dan langsung turun yang menyebabkan Banjir bandang.
          Pembuangan sampah sembarangan mengakibatkan sungai tidak berfungsi dengan baik. Masyarakat sering mengabaikan fungsi sungai. Sungai dialih fungsikan oleh sebagian masyarakat menjadi tempat sampah yang gratis tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkan. Sampah yang dibuang kesungai mengakibatkan terganggunya aliran air. Ketika terjadi hujan deras turun di daerah hulu dan langsung turun tidak akan mengalir dengan lancar. Aliran air yang tertahan akan mengakibatkan banjir bandan.
          Banjir bandang tidak bisa dianggap sebagai satu persoalan tunggal, tetapi sesuatu yang diakibatkan oleh beberapa faktor yang secara berantai mengundang banjir. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu padu menanggulangi banjir agar dampak negatif bencana alam yang satu ini dapat diminimalisir.


Global Warming ( Pemanasan Global )
            Akhir-akhir ini kita sering merasakan suhu bumi yang begitu panas, bahkan di daerah dataran tinggi seperti Bogor, Bandung, dan sekitarnya sudah tidak terasa sejuk lagi. Ini diakibatkan oleh tidak seimbangnya alam terutama tidak seimbangnya suhu bumi karena bumi saat ini mengalami pemanasan global atau sering disebut dengan Global Warming.

            Global Warming atau Pemanasan Global adalah adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Peristiwa ini sangat mencemaskan bagi kita semua sebagai penduduk bumi karena kita belum tentu bisa beradaptasi dengan perubahan ekosistem alam yang tidak sudah tidak seimbang dan pemanasan global ini menimbulkan banyak kerugian bagi manusia. Para ilmuwan pun mencemaskan hal demikian, namun akhirnya para ilmuwan se-dunia sepakat untuk membatasinya agar pemanasan global tidak terus terjadi.
            Pemanasan global ini sudah lama dianalisis oleh para Klimatologi (ilmuwan yang mempelajari iklim) sejak tahun 1800-an yang menyimpulkan bahwa pemanasan global terjadi karena ulah manusia. Aktivitas manusia saat ini mendukung terjadinya pemanasan global dan mengakibatkan meningkatnya efek rumah kaca. Efek rumah kaca meningkatkan panas di permukaan bumi melalui proses kompleks yang melibatkan sinar matahari, gas, dan partikel di atmosfer. Gas menjebak gelombang panjang sinar matahari yang membuat panas di atmosfer yang dikenal sebagai gas rumah kaca.
          Aktivitas lain yang dapat menimbulkan pemanasan global adalah pembakaran bahan bakar fosil (batubara, minyak, dan gas alam) dan pembukaan lahan termasuk di dalamnya kerusakan hutan. Sebagian besar pembakaran terjadi di mobil, di pabrik, dan pembangkit tenaga listrik yang memberikan energi untuk rumah dan gedung perkantoran. Pembakaran bahan bakar fosil menciptakan karbon dioksida dengan rumus kimianya CO2. CO2 adalah gas rumah kaca yang menghambat keluarnya panas ke ruang angkasa.
            Pohon dan tumbuhan lainnya dalam proses fotosintesis yaitu menyerap CO2 dari udara dengan bantuan sinar matahari digunakan untuk memproduksi makanan dalam bentuk karbohidrat. Pembukaan lahan yang dilakukan oleh manusia mengakibatkan CO2 menumpuk di bumi karena tidak adanya pohon dan tumbuhan yang mampu menyerap CO2.
                Dari sebagian para Klimatologi menyatakan bahwa tidak semua pemanasan global dilakukan oleh aktivitas manusia, tetapi ada proses alami yang mengakibatkan pemanasan global yaitu meningkatnya energi yang dipancarkan oleh matahari. Namun kebanyakan para ilmuwan mengatakan bahwa proses alami ini memberikan kontribusi yang sedikit untuk pemanasan saat ini.
            Pemanasan global ini sangat membahayakan bagi manusia jika terus menerus terjadi. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan akan ikut rugi jika pemanasan global tidak dapat dicegah. Karena bisa jadi tumbuhan dan hewan akan berpindah ke habitat baru. Pola cuaca bisa berubah, menyebabkan banjir, kekeringan, dan terjadinya badai yang merusak. Pemanasan global bisa mencairkan es yang ada di kutub yang menimbulkan permukaan air laut akan meningkat yang bisa menenggelamkan daratan, pulau Jawa pun akan tenggelam jika pemanasan global ini terus menerus terjadi.
            Jika seperti ini terus menerus lama-lama bumi akan rusak. Kita sebagai penghuni bumi wajib menjaga dan melestarikannya, karena jika tidak dijaga kerusakan itu pun akan berimbas kepada kita semua. Maka mulai dari sekarang mari kita cegah pemanasan global dengan cara berhemat bahan bakar, membatasi emisi gas CO2, tidak melakukan pembakaran, tidak melakukan pembukaan lahan yang berlebihan, dan melakukan penanaman pohon agar CO2 yang sudah lama menumpuk di udara diserap oleh pohon dan CO2 pun akan berkurang di bumi.

Tsunami
Tsunami selalu diawali suatu pergerakan dahsyat yang lazim kita sebut gempa. Meski diketahui bahwa gempa ini ada beragam jenis, namun 90% tsunami disebabkan oleh pergerakan lempeng di dalam perut bumi yang letaknya kebetulan ada di dalam wilayah lautan. Akan tetapi perlu juga disebutkan, sejarah pernah merekam tsunami yang dahsyat akibat meletusnya Gunung Krakatau.

Gempa yang terjadi di dalam perut bumi akan mengakibatkan munculnya tekanan ke arah vertical sehingga dasar lautan akan naik dan turun dalam rentang waktu yang singkat. Hal ini kemudian akan memicu ketidakseimbangan pada air lautan yang kemudian terdorong menjadi gelombang besar yang bergerak mencapai wilayah daratan.

Dengan tenaga yang besar yang ada pada gelombang air tersebut, wajar saja jika bangunan di daratan bisa tersapu dengan mudahnya. Gelombang tsunami ini merambat dengan kecepatan yang tak terbayangkan. Ia bisa mencapai 500 sampai 1000 kilometer per jam di lautan. Dan saat mencapai bibir pantai, kecepatannya berkurang menjadi 50 sampai 30 kilometer per jam. Meski berkurang pesat, namun kecepatan tersebut sudah bisa menyebabkan kerusakan yang parah bagi manusia.

^_^Terimakasih^_^





Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

CONTOH SOAL PPKn 2015 - 2016 Dengan Jawaban

1.Salah satu perbutatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil disebut
a. kejahatan apartheid
b. kejahatan perang
c. kejahatan kemanusiaan
d. kejahatan genosida
e. kejahatan berat
Jawaban : C

2.Hak asasi manusia metupakan hak asasi yang melekat secara kodrati pada setiap manusia merupakan pendapat dari ….
a. Thomas Hobbes
b. John Locke
c. Thomas Aquainas
d. Plato
e. Frans Magnis Suseno
Jawaban : B

3.Berikut contoh kasus pelanggaran HAM di masyarakat seperti dibawah ini, kecuali ….
a. pemaksaan kerja kepada anak dibawah umur
b. sanksi terhadap siswa yang tidak mengerjakan tugas
c. penganiayaan orang tua terhadap anaknya
d. tidak diberikannya upah pembantu rumah tangga oleh majikannya
e. memberikan kejutan ulang tahun dengan cara vandalism kepada teman
Jawaban : B

4.Berikut yang bukan termasuk dalam hak social budaya adalah
a. hak memperoleh pendidikan
b. hak memperoleh pengajaran
c. hak…

[Paket] Tugas PKN BAB 7

SOAL :




JAWABAN :

Tugas Mandiri 7.1 Hal 23 : 
- Otomatis negara kita akan hancur dan ancaman dari luar negeri itu akan bebas keluar masuk ke negara kita bisa bisa negara dikuasai semua oleh negara asing atau luar negri

Tugas Mandiri 7.2 Hal 27 : - Yang jelas negara kita hancur dari dalam 
ancaman non militer kan banyak sisi 
seperti korupsi itu menurut saya termasuk ancaman non militer 
lama kelamaan negara itu akan tenggelam oleh penjajahan diri nya sendiri dan bisa disebut juga buduh diri didalam negara tersebut 
Tugas Kelompok 7.1 Hal 32 :
Politik luar negeri merupakan fornulasi antara kepentingan domestik dengan keadaan konstelasi politik internasional. Bukan hanya berdasarkan pada kepentingan nasional suatu negara, melainkan politik luar negeri juga harus mempertimbangkan keadaan dunia. Dalam pembahasan kali ini, aktor intelektual memiliki peranan sangat penting dalam menentukan arah kebijakan politik luar negeri negara tersebut.

Dalam kaitannya dengan politik luar negeri Indonesia, setiap…

[Paket] Tugas PKN BAB 9

SOAL :











JAWABAN :  Tugas Mandiri 9.1 1.Ya Alasan : Karna dapat mengganggu acara tersebut 2.Bukan Alasan : Karna memang harus dan wajib kalo para korupsi dipenjarakan 3.Ya Alasan : Agar bisa saling menguntungkan di kita juga dan dipimpinan juga 4.Bukan Alasan : Prilaku yang dibuat itu tidak baik , lebih baik memilih dengan adil 5.Ya Alasan : Iya memang harus itu biar tidurnya nyenyak 6.Ya Alasan : Agar tidak terjadi kesalah fahaman dan bisa digunakan dengan sebagaimana yang harus dilakukan 7.Ya Alasan : Agar aktif dan pintar , tidak hanya diam dan pasif apalagi tidak menghasilkan sesuatu 8.Ya Alasan : Sebagai warga negara harus wajib memilih untuk memimpin negara ini secara adil dan bertanggung jawab 9.Bukan Alasan : Meskipun kita warga biasa kita harus terus mengontrol kebijakan pemerintah dalam bertindak 10.Bukan Alasan : Harus berifikir sebelum bertindak apakah yang saya lakukan benar?
Budaya Politik Indonesia adalah : Budaya Politik Indonesia merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan benegar…